Selasa, 12 Mei 2015

2. Sejarah E-Commerce

Sejarah e-commerce

Sejarah lahirnya e-commerce di Amerika, dan di Indonesia :
E-commerce pertama kali diperkenalkanpadatahun 1994, padasaatpertama  kali banner-elektronikdipakaiuntuktujuanpromosidanperiklanandisuatu halaman-web (website).Menuru tlaporan lain pada bulan oktober 2006 yang lalu, pendapatan ritel online di Amerika Serikat diramalkan akan mencpai seperempat rtriliyun dolar US pada tahun 2011. Istilah “perdagangan elektronik” telah berubah sejalan dengan waktu. Awalnya, perdagangan elektronik berat pemanfaatan transaksi komersial, seperti pengunaan EDI untuk mengirim dokumen komersial seperti pesanan pembeli anatauin voicese cara elektronik. Kemudian dia berkembang menjadi suatu aktifitas yang mempunyai istilah yang lebih tepat “perdagangan web” atau pembelian barang dan jasa melalui world wide web melalui server aman (https), protocol server khusus yang menggunakan enkripsi untuk merahasiakan data penting pelanggan. Pada awalnya, ketika web mulai terkenal di masyarakat pada tahun 1994, banyak jurnalis meperkirakan bahwa e-commerce akan menjadi sebuah sector ekonomi baru. Namun, baru sekitar empat tahun kemudian protocol aman seperti https memasuki tahap matang dan banyak digunakan. Antara 1998 dan 2000, banyak bisnis AS dan Eropa mengembangkan situs web perdagangan ini.
Perkembangan e-commerce di Indonesia
Di Indonesia, sistem e-commerce ini kurang popular, karena banyak pengguna internet yang masih meragukan keamanan sistem ini, dan kurangnya pengetahuan mereka mengenai apa itu e-commerce yang sebenarnya. Sehingga sampai saat ini web resmi yang telah menyelenggarakan e-commerce di Indonesia adalah RisTI Shop. RisTi yaitu definisi riset dan teknologi informasi milik PT. Telkom, menyediakan informasi produk peralatan telekomunikasi dan non telekomunikasi. Web ini juga telah mendukung proses transaksi secara online.
E-commerce sendiri berasal dari layanan EDI (elektronik data interchange), layanan EDI ini telah berkembang sedemikian pesatnya di negara– negara yang mempunyai jaringan computer dan telepon. Jika sebelumnya kita telah menggunakan media elektronik seperti telepon, fax, hingga hanphone untuk melakukan perniagaan atau perdagangan, sekarang ini kita dapa tmenggunakan internet untuk melakukan perniagaan yaitu e-commerce.
Perkembangan e-commerce di Indonesia sendiri telah ada sejak tahun 1996, dengan berdirinya dyviacomintrabumiatauDnet (www.dnet.net.id) sebagai perintistransaksi online.Wahana transaksi berupa mall online yang disebut D-Mall (diakses lewat Dnet) ini telah menampung sekitar 33 toko online. Kehadiran e-commerce sebagai media transaksi baru ini tentunya menguntungkan banyak pihak, baik pihak konsumen maupun pihak produsen dan penjual (retailer). Dengan menggunakan internet proses perniagaan dapat dilakukan dengan menghemat biaya dan waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar